Kembali ke Proyek
Imagery

Membangun Identitas Visual untuk Startup Fintech

Ketika kepercayaan dan inovasi harus berjalan beriringan dalam satu identitas brand.

Financial Technology
2025
3 bulan
Ringkasan

Sebuah startup fintech yang sedang dalam fase growth menghadapi tantangan klasik: produk mereka sudah kuat secara teknologi, tapi identitas visual mereka belum bisa menyampaikan level kepercayaan yang dibutuhkan oleh target pasar mereka. Di industri keuangan, persepsi visual bukan sekadar estetika. Ini soal kredibilitas. Kami diminta untuk membangun sistem identitas brand dari nol yang bisa menjembatani dua narasi sekaligus: inovasi teknologi dan keandalan finansial.

Tantangan yang Dihadapi

Identitas visual yang tidak konsisten

Logo, warna, dan tipografi berubah-ubah di setiap touchpoint. Pitch deck berbeda dengan website, yang berbeda lagi dengan materi marketing. Ini menciptakan kesan perusahaan yang belum mature.

Persepsi trust yang rendah

Calon pengguna dan investor menilai produk fintech berdasarkan tampilan pertama. Visual yang terkesan "startup banget" membuat mereka ragu untuk mempercayakan uang mereka.

Diferensiasi di pasar yang ramai

Puluhan fintech baru bermunculan setiap tahun dengan positioning serupa. Tanpa identitas visual yang kuat, sulit untuk menonjol dan diingat.

Pendekatan SAIKI

Audit visual menyeluruh

Kami mulai dengan memetakan semua touchpoint yang ada, mengidentifikasi inkonsistensi, dan memahami bagaimana stakeholder internal maupun eksternal mempersepsikan brand saat ini.

Brand strategy workshop

Bersama tim founder, kami mendefinisikan brand personality, value proposition visual, dan tone of voice yang ingin disampaikan. Ini menjadi fondasi sebelum menyentuh desain.

Sistem identitas modular

Kami merancang sistem visual yang modular dan scalable, bukan sekadar logo baru. Termasuk color system, typography scale, icon set, dan guidelines penggunaan di berbagai media.

Proses Pengerjaan

01

Discovery & Research

Dua minggu pertama dihabiskan untuk memahami industri fintech, kompetitor, dan target audiens. Kami melakukan desk research, stakeholder interview, dan competitive visual audit.

02

Strategy & Direction

Dari insight yang terkumpul, kami merumuskan tiga arah kreatif yang berbeda. Masing-masing mewakili positioning yang berbeda: trust-first, tech-forward, dan balanced approach.

03

Design & Iteration

Setelah direction disetujui, kami mengembangkan sistem identitas lengkap. Proses iterasi melibatkan feedback loop dengan tim internal dan testing visual dengan sample audiens.

04

Delivery & Guidelines

Deliverable akhir bukan hanya file desain, tapi brand book komprehensif yang memungkinkan tim internal menerapkan identitas baru secara konsisten tanpa supervisi desainer.

Brand bukan soal tampil cantik. Brand adalah janji visual yang membuat orang merasa aman untuk mengambil keputusan.

Prinsip yang kami pegang sepanjang project ini

Dampak yang Terukur

2.6x

Peningkatan brand recall dalam survei post-launch

34%

Peningkatan conversion rate landing page

100%

Konsistensi visual di semua touchpoint

1

Brand book lengkap sebagai panduan tim

Pelajaran dari Project Ini

Project ini mengingatkan kami bahwa di industri yang berhubungan dengan kepercayaan finansial, setiap pixel punya bobot. Warna yang terlalu playful bisa menurunkan persepsi keamanan. Tipografi yang terlalu formal bisa membuat brand terasa tidak approachable. Keseimbangan ini tidak bisa ditemukan hanya lewat intuisi desain. Dibutuhkan riset, testing, dan keberanian untuk iterasi sampai menemukan titik yang tepat. Dan hasilnya berbicara: identitas baru ini bukan hanya lebih bagus secara visual, tapi secara langsung berkontribusi pada metrik bisnis yang penting.
Hasil

Identitas yang Bekerja untuk Bisnis

Startup ini sekarang memiliki sistem identitas visual yang konsisten di seluruh touchpoint, dari aplikasi mobile hingga pitch deck investor. Yang lebih penting, identitas baru ini berhasil menyampaikan narasi yang mereka butuhkan: bahwa mereka adalah perusahaan teknologi yang bisa dipercaya dengan uang Anda. Brand recall meningkat signifikan, dan tim internal bisa bekerja lebih cepat karena tidak perlu lagi "menebak" bagaimana brand mereka seharusnya terlihat.

Punya tantangan serupa?

Mari Bicara Soal Solusi untuk Anda

Setiap bisnis punya tantangan unik. Ceritakan kebutuhan Anda, dan kami akan bantu carikan pendekatan yang paling tepat.